KARAWANG- Karawang Budgeting Control (KBC) sentil Pemkab dan DPRD Karawang yang dinilai apatis terhadap kasus korupsi PD Petrogas, terlebih lagi disita nya 101 miliyar uang dividen dari Petrogas yang merupakan hak dari Pemkab Karawang selaku owner.
Direktur Karawang Budgeting Control (KBC), Ricky Mulyana menyanyangkan sikap Pemkab dan anggota DPRD Karawang yang acuh terhadap penyitaan uang dividen Petrogas oleh Kejari Karawang.
Saya ingin mempertanyakan posisi Pemkab selaku owner, dimana sikap owner kita tunggu, bagaimana pengacara Pemkab menyelesaikan masalah ini, jangan sampai masyarakat berjuang sendiri,” kata Ricky dalam konferensi pers di kantor LBH Cakra, Selasa (1/7/2025)
Selain itu, Ricky juga mempertanyakan peran DPRD Karawang yang dinilai acuh terhadap penyitaan uang dividen yang merupakan milik pemerintah daerah.
“Peran DPRD Karawang juga dimana? Tidak ada sikap sama sekali, terkait pengambilan uang yang bukan alat bukti kerugian negara, masyarakat menunggu keterlibatan DPRD Karawang dalam menyelesaikan polemik ini,” tegasnya.
Menurut Ricky keberatan uang dividen yang mencapai 101 milyar bisa di manfaatkan oleh Pemkab Karawang untuk membangun Karawang.
“Ditengah kebijaksanaan efisiensi, keberadaan uang dividen yang mencapai 101 milyar dari Petrogas akan sangat membantu Pemerintah dalam merealisasikan janji politik, terutama untuk mensejahterakan masyarakat Karawang, saya tunggu action dari DPRD Karawang,” tegasnya.














