
KARAWANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait pembatalan rencana penambahan jalur KRL Commuter Line di Karawang.
Rencana penambahan jalur KRL Commuter di Karawang ini sebenarnya sudah digagas sejak 2019, namun sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Kini, rencana tersebut kembali tertunda karena keterbatasan anggaran.
Baca juga: Gubernur Jabar: Hanya 25 Rumah Panggung Dibangun di Desa Karangligar
“Hari ini Kemenhub sudah ada data, harusnya tadi pagi kita bertemu. Tapi karena rapat di stasiun kereta cepat tidak bisa dilaksanakan, akhirnya dilakukan di sini,” ujar Dedi saat berada di Lobi Gedung Bupati Karawang, Kamis (18/9/2025).
Dedi menegaskan Pemprov Jabar akan memberi perhatian penuh terhadap permasalahan transportasi publik di Karawang. Menurutnya, solusi harus segera ditemukan agar pembangunan bermanfaat bagi masyarakat.
Baca juga: Bupati Karawang Respons Cepat Aduan Warga, 12 Titik PJU di Jalan Raya Pangkalan Diperbaiki
“Secepatnya setiap daerah yang dilakukan penataan harus cepat selesai, cepat tertib. Kita ingin pembangunan bermanfaat,” katanya.
Dedi juga menegaskan bahwa pembangunan jalur KRL sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kemenhub, sementara pembiayaannya menggunakan anggaran APBN. (*)













