
beritapasundan.com – Pondok Pesantren Daruttawwabin Al-Jailani di Kecamatan Majalaya, Karawang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh cucu ke-28 Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani, dari Lebanon. Kegiatan ini juga bertepatan dengan milad ke-7 pondok pesantren tersebut.
Pimpinan Pondok Pesantren Daruttawwabin Al-Jailani, AA Fakhrurrazi, mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran Syekh Ahmad Rouhi yang dianggap sebagai orang tua angkatnya. Nama pondok pesantren ini sendiri diambil dari nama Syekh Ahmad Rouhi sebagai bentuk penghormatan.
Baca juga: FWJI Bersama KPU Karawang Gelar Sosialisasi Pilkada 2024 untuk Masyarakat Nelayan
“Alhamdulillah, maulid Nabi ini dihadiri oleh orang tua angkat saya dari Lebanon. Nama pondok ini juga dari beliau, Syekh Ahmad Rouhi Al-Jailani,” ungkapnya pada Sabtu, 28 Agustus 2024.
Acara tersebut diikuti oleh santriwan dan santriwati, serta masyarakat setempat dan jamaah dari luar Kecamatan Majalaya. Seluruh jamaah dengan khidmat mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Syekh Ahmad Rouhi.
Melalui penerjemah, Syekh Ahmad Rouhi menyatakan kegembiraannya setiap kali berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Pondok Pesantren Daruttawwabin Al-Jailani. Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kecintaan masyarakat Indonesia kepada ahlul bait Nabi Muhammad SAW, terutama kepada Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.
“Saya sangat senang setiap kali datang ke Indonesia. Sejak 2018, saya sudah mengunjungi banyak tempat di Indonesia dan merasakan kecintaan yang besar dari masyarakat kepada ahlul bait Nabi Muhammad SAW, terkhusus Syekh Abdul Qadir Al-Jailani,” katanya.
Baca juga: Disparbud Karawang Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata, Dorong Potensi Lokal Tingkatkan PAD
Selama di Karawang, Syekh Ahmad Rouhi berencana mengunjungi lima titik, termasuk Bengle, Johar, Jatirasa, KW 7, Kepuh, dan melanjutkan perjalanan ke Purwakarta. (*)













