Beranda Headline Cagub Jawa Barat: Pesantren Harus Dikembangkan Sebagai Lembaga Pendidikan dan Ekonomi

Cagub Jawa Barat: Pesantren Harus Dikembangkan Sebagai Lembaga Pendidikan dan Ekonomi

49
Pendidikan ekonomi
Ilham Akbar Habibie, mengunjungi Pondok Pesantren Al-Hasan (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Ilham Akbar Habibie, mengunjungi Pondok Pesantren Al-Hasan di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, pada Selasa, 13 Agustus 2024. Dalam kunjungannya, Ilham mengapresiasi keberhasilan pesantren yang telah menggabungkan pendidikan formal dengan kegiatan ekonomi melalui budidaya ikan.

Ponpes Al-Hasan yang memiliki 150 santri mukim dan kalong, dinilai Ilham sebagai contoh yang baik dari pesantren yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga mengajarkan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi santrinya.

Baca juga: Ilham Akbar Habibie Disambut Antusias di Karawang, Dengar Aspirasi Warga

“Pesantren ini mengajarkan dari tingkat TK hingga SMA, dan memiliki usaha budidaya ikan patin yang hasilnya dipasarkan hingga Subang. Ini merupakan kombinasi yang bagus antara pendidikan akademis dan aspek ekonomi. Santri juga diajarkan keterampilan praktis yang dapat mereka manfaatkan di masa depan,” ujar Ilham saat diwawancarai.

Ilham menambahkan bahwa Ponpes Al-Hasan adalah salah satu dari ribuan pesantren di Jawa Barat yang memiliki potensi besar untuk berkembang tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tetapi juga sebagai entitas ekonomi. Menurutnya, banyak pesantren di Jawa Barat yang memiliki potensi serupa, terutama di daerah Tasikmalaya dan Garut, di mana terdapat ribuan pesantren.

“Selain mengajarkan ilmu akademis, pesantren juga banyak mengajarkan keterampilan khusus. Contohnya di Al-Hasan ini, ada peternakan ikan. Pesantren seperti perusahaan kecil yang memiliki aspek ekonomisnya sendiri dan bisa mengembangkan bisnis,” tambah Ilham.

Baca juga: Kumpulkan Kepala Daerah di IKN, Presiden Jokowi Bahas Investasi dan Inflasi

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Al-Hasan, KH. Ahmad Saeful Huda, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan Ilham Akbar Habibie. Ia berharap agar pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, lebih memperhatikan keberadaan pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Terima kasih atas kunjungannya. Ini menunjukkan bahwa kami diakui sebagai lembaga pendidikan yang penting di Indonesia. Mengurus anak-anak di pesantren berbeda dengan sekolah biasa, di sini kami mengurus mereka 24 jam, mulai dari makan hingga fasilitas tidur. Kami berharap ada bantuan moril, fisik, dan lainnya untuk pesantren-pesantren,” ungkap KH. Ahmad. (*)