Beranda News Bukan Nama Sembarangan, Ini Rekam Jejak John Herdman yang Masuk Radar Timnas...

Bukan Nama Sembarangan, Ini Rekam Jejak John Herdman yang Masuk Radar Timnas Indonesia

64
John Herdman ketika masih melatih Toronto FC di Major League Soccer (MLS) di Amerika. (Foto: MLS)

JAKARTA — Nama John Herdman mencuat sebagai salah satu kandidat calon pelatih Tim Nasional Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut dikenal memiliki rekam jejak kuat di level internasional, khususnya dalam membangun tim nasional dari fase transisi hingga tampil kompetitif di turnamen besar.

John Herdman lahir di Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975. Karier kepelatihannya dimulai di Kanada, negara yang kemudian menjadi panggung utama kiprahnya di sepak bola internasional. Ia pertama kali mencuri perhatian saat menangani Tim Nasional Putri Kanada pada periode 2011–2018.

Di bawah kepemimpinannya, Timnas Putri Kanada meraih prestasi gemilang, termasuk medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Herdman dikenal sukses membangun mental juara, disiplin taktik, serta fondasi permainan kolektif yang kuat.

Kesuksesan tersebut mengantarkan Herdman dipercaya menangani Tim Nasional Putra Kanada pada 2018. Keputusan tersebut awalnya menuai keraguan, namun perlahan mampu dijawab dengan prestasi. Puncaknya, Herdman sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar, sebuah pencapaian bersejarah setelah penantian selama 36 tahun.

Baca juga: Menang Tipis dari PSM Makassar, Persib Puncaki Klasmen

Di Kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF, Kanada tampil impresif dengan mengalahkan tim-tim kuat seperti Amerika Serikat dan Meksiko. Permainan agresif, transisi cepat, serta pressing ketat menjadi ciri khas strategi Herdman.

Selain aspek teknis, Herdman dikenal piawai dalam membangun budaya tim dan komunikasi dengan pemain. Pendekatan kepemimpinannya dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kebanggaan mengenakan lambang negara di dada.

Jika resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dipandang memiliki pengalaman yang relevan untuk membangun skuad kompetitif di level Asia, terutama dalam menghadapi agenda besar seperti kualifikasi Piala Dunia dan turnamen regional. Pengalamannya membangun tim nasional dari nol hingga bersaing di level dunia menjadi nilai tambah yang signifikan.

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan PSSI, yang tengah mengkaji berbagai aspek sebelum menetapkan nahkoda baru Timnas Indonesia.