Beranda News BPBD Kota Bekasi Kedatangan Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Ini yang Dibahas

BPBD Kota Bekasi Kedatangan Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Ini yang Dibahas

46

KOTA BEKASI – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang di Press Room Humas, Jum’at (15/10/2021).

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Luky Hardian menjelaskan maksud dan tujuan untuk bertukar pikiran dengan BPBD Kota Bekasi dalam rangka penanganan Covid-19.

“Kedatangan kami karena ingin mengetahui tentang penanganan yang dilakukan di Kota Bekasi khususnya mengajak Warga untuk melakukan vaksinasi,” kata Luky kepada awak media.

Luky mengaku di daerahnya mengalami kesulitan untuk mengajak warga dikarenakan banyaknya berita hoax mengenai vaksin.

“Warga kami banyak yg menolak untuk divaksin karena adanya anggapan tentang vaksin mengandung zat haram padahal Pandeglang sudah masuk ke Level 2 karena menurunnya kasus tapi karena vaksinasi kurang peminat maka turun lagi menjadi level 3,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Enung Nurcholis memberikan sambutan selamat datang didampingi jajarannya.

“Suatu kebanggaan bagi kami menerima kunjungan dari Dewan yang terhormat, masih teringat di kami beberapa kejadian dulu tentang tsunami di Banten Lalu,” kata Enung

Berkaitan dengan tujuan kunjungan, BPBD Kota Bekasi pernah juga menerima lonjakan Kasus Jenazah Covid-19, pada tanggal 5-27 Juli 2021 dan hampir 16 sampai 27 jenazah Covid-19 yang harus dibawa ke tempat pemulasaran.

“Saat itu kita bekerja sama dengan dinas terkait berkoordinasi menangani jenazah tersebut,” sambungnya.

Selain itu, Enung juga menjelaskan peran BPBD dalam penanganan Covid-19 diantaranya melakukan penyemprotan disinfektan, mendirikan tenda perawatan di RSUD, hingga mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat yang sedang melalukan isolasi mandiri (Isoman).

Sebelum menutup, Enung memberikan solusi tentang penugasan petugas Pamor di wilayah untuk memantau vaksinasi tidak terpusat hanya di Kelurahan maupun kecamatan.

“Di Kota Bekasi kami memiliki petugas Pamor yang melakukan Vaksinasi door to door dengan petugas kesehatan dari puskesmas setempat sehingga warga tidak perlu jauh-jauh ke kelurahan,” Pungkasnya (ais/ddi)