beritapasundan.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengajak negara-negara di kawasan Selatan-Selatan untuk meningkatkan kerjasama dalam menghadapi dampak perubahan iklim.
Pelaksana Tugas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan pentingnya kolaborasi global, terutama di wilayah selatan, untuk mengatasi tantangan iklim yang semakin serius.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah Perairan Indonesia
Menurut Dwikorita, peningkatan suhu global yang sudah mencapai 1,45 derajat di atas rata-rata periode pra-industri, berdampak signifikan pada kenaikan muka laut. “Ini menjadi tantangan global yang harus dihadapi bersama tanpa batas wilayah,” jelasnya.
Kerjasama ini, lanjut Dwikorita, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan teknologi dan literasi masyarakat antar negara, terutama di kawasan selatan-selatan. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis ilmu pengetahuan yang sinergis dengan teknologi mutakhir, tanpa mengabaikan kearifan lokal, untuk meminimalkan dampak bencana yang mungkin timbul.
Baca juga: Bukan Masalah Sepele, BMKG Sebut Perubahan Iklim Menjadi Ancaman Serius
Dwikorita juga menyayangkan masih minimnya literasi masyarakat tentang perubahan iklim, baik di Indonesia maupun secara global. “Perubahan iklim sering dianggap kampanye tanpa aksi nyata,” ujarnya. Oleh karena itu, BMKG terus mendorong pengawasan berkelanjutan dalam sistem pengukuran kenaikan muka laut serta upaya peningkatan layanan iklim yang berkelanjutan. (*)














