Beranda Pernak Pernik Bisikan Hutan Terlarang

Bisikan Hutan Terlarang

45
Hutan Terlarang
Cerita Misteri “Bisikan Hutan Terlarang”

“Kita sudah lewat sini tadi!” seru Siska, mulai panik.

Aji berusaha menenangkan, meski wajahnya pucat. “Kita akan menemukan jalan. Tetap tenang.”

Namun, perasaan terjebak semakin kuat. Mereka berjalan berjam-jam, namun tak ada tanda-tanda jalur yang benar. Hutan seolah hidup, menyesatkan langkah mereka. Di tengah kebingungan itu, Dimas tiba-tiba berhenti. Matanya terbelalak, menatap ke suatu arah. “Ada yang memanggilku,” katanya lirih.

“Apa maksudmu?” tanya Raka bingung.

Dimas hanya tersenyum kosong, lalu mulai berjalan ke arah yang berlawanan dari jalur mereka. Raka mencoba menghentikannya, tapi kekuatan aneh tampaknya menguasai Dimas. Dia berjalan tanpa henti, mengabaikan panggilan teman-temannya.

Saat mereka mengikuti Dimas, suara-suara di hutan semakin keras. Bisikan yang dulu lembut kini berubah menjadi jeritan yang menakutkan. Hawa di sekitar mereka menjadi berat, seolah ada sesuatu yang mengawasi dari balik pepohonan.

Baca juga: Rahasia Gelap Rumah Makan Pesugihan

Tiba-tiba, Dimas berhenti di tepi tebing curam. Tubuhnya kaku, matanya kosong menatap ke arah bawah. Aji mencoba menariknya kembali, namun entah bagaimana, kekuatan tak kasat mata mendorong Dimas ke tepi.

Saat itu juga, bayangan besar muncul dari balik pohon. Wujudnya tidak jelas, hanya sosok hitam dengan mata merah menyala. Makhluk itu bergerak cepat, mendekati mereka dengan langkah-langkah yang tidak terdengar. Siska menjerit ketakutan, sementara Aji dan Raka hanya bisa terdiam, terpaku dalam ketakutan yang luar biasa.

Seketika, udara di sekitar mereka terasa mencekam, dan suara makhluk halus itu berbisik lagi di telinga Raka. “Kalian tidak akan pernah pulang…”

Mereka tahu, kini mereka terjebak dalam kekuatan gaib yang menguasai hutan ini.

Bersambung…..!!!