Beranda Ekonomi & Bisnis BEI Siapkan Transisi Kepemimpinan Usai Gejolak Pasar

BEI Siapkan Transisi Kepemimpinan Usai Gejolak Pasar

6
Kantor BEI (Foto: Ist)

JAKARTA- Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki fase transisi kepemimpinan menyusul pengunduran diri Direktur Utama Iman Rachman pada Jumat pagi (30/1/2026). Langkah tersebut diambil di tengah tekanan hebat pasar modal yang menyebabkan indeks anjlok hingga 10 persen dalam dua hari perdagangan.

Manajemen BEI menegaskan, pengunduran diri tersebut merupakan bagian dari mekanisme tanggung jawab institusional guna menjaga stabilitas dan memulihkan kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional. Pernyataan resmi disampaikan melalui konferensi pers singkat di Jakarta.

Dalam keterangannya, Iman menyatakan optimisme bahwa pergerakan indeks yang mulai menguat pada awal perdagangan hari ini dapat menjadi sinyal positif bagi pasar dalam beberapa hari ke depan. Ia menilai konsolidasi dan kepercayaan pelaku pasar menjadi kunci pemulihan.

Baca juga: Tekanan Jual Masif, IHSG Ambruk 8 Persen dan Kena Trading Halt

BEI memastikan seluruh proses administrasi terkait pengunduran diri akan berjalan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar perusahaan. Untuk menjamin keberlangsungan operasional, BEI akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama hingga ditetapkannya pimpinan definitif.

Menutup pernyataannya, Iman menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pemangku kepentingan atas dinamika yang terjadi selama masa kepemimpinannya, sekaligus berharap pasar modal Indonesia segera kembali stabil.