Beranda Headline Bawaslu Karawang Segera Kaji Laporan THN Amin Terkait Penggelembungan Suara

Bawaslu Karawang Segera Kaji Laporan THN Amin Terkait Penggelembungan Suara

15
Thn amin
Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Karawang, Adnan Maushufi

KARAWANG – Di tengah kegaduhan akibat rancunya Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), Bawaslu Karawang berpesan kepada masyarakat untuk tidak terlalu berpacu pada aplikasi tersebut.

Pesan ini disampaikan oleh Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Karawang, Adnan Maushufi saat menerima laporan Tim Hukum Nasional (THN) Amin Karawang mengenai Sirekap pada Rabu, 21 Februari 2024 siang tadi.

“Hari ini THN Amin Karawang melaporkan mengenai Sirekap. Menurut pelapor, Sirekap ini tidak sesuai dengan data yang sebenernya. Sehingga diduga terjadi penggelembungan suara,” ujarnya saat diwawancarai.

Baca juga: Merasa Dirugikan, THN Paslon no Urut 01 Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara di Karawang

Terkait laporan dugaan penggelembungan suara tersebut, Bawaslu Karawang akan segera mengkaji dan melakukan rapat pleno secara internal.

Ia menyebutkan, hasil kajian dan verifikasi akan selesai paling lama selama 2 hari.

“Kita akan pleno kan. Ini kan baru dugaan yah. Pelaporan ini juga akan diverifikasi dulu sudah memenuhi unsur atau belum, kita periksa dulu pemberkasannya,” paparnya.

Baca juga: Kejari Karawang Tahan Dua Mafia Pupuk Bersubsidi, Kerugian Hingga Rp14 Milyar

Mengenai Sirekap ini, kata dia, KPU RI sendiri telah melakukan pemberhentian perhitungan sementara waktu. Oleh karenanya, ia berpesan kepada masyarakat Karawang terkhusus peserta pemilu, untuk tidak terlalu berpacu pada Sirekap.

“Sudah kami sosialisasikan kepada peserta pemilu mengenai Sirekap ini. Kalo dari RI, secara otomatis kebawahnya sama. Jadi sekarang memang sedang diberhentikan,” katanya.

Baca juga: DPUPR Karawang Rencanakan Kegiatan Besar di 2024 dengan Anggaran Milyaran Rupiah

“Sirekap itu kan alat bantu yah, bukan final angka penghitungan. Jadi tidak menjadi acuan perolehan suara. Tetapi, setiap laporan yang masuk, akan kami terima dan kaji, kita plenokan bersama pimpinan,” pungkasnya. (*)