KARAWANG – Banjir akibat luapan Sungai Citarum merendam ratusan rumah warga di Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang. Berdasarkan rekapitulasi data korban bencana banjir tahun 2026 yang dikeluarkan Pemerintah Desa Telukbuyung, sebanyak 689 rumah terdampak dengan 830 kepala keluarga (KK) atau 2.584 jiwa.
Dari jumlah tersebut, terdapat 222 balita dan 109 lanjut usia (jompo) yang masuk dalam kelompok rentan. Data juga mencatat jumlah penduduk terdampak terdiri dari 1.259 laki-laki dan 1.231 perempuan.
Banjir melanda dua wilayah dusun, yakni Dusun Telukjaya dan Dusun Tiram, yang mencakup beberapa RT. Selain permukiman warga, banjir juga berdampak pada fasilitas umum dan sosial. Tercatat 1 masjid, 1 musala, 2 SD/MI, 2 PAUD, serta 3 posyandu ikut terdampak akibat genangan air.
Baca juga:Â KNPI Pakisjaya Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Desa Telukbuyung
Tak hanya itu, sektor pertanian mengalami kerugian cukup signifikan. Sekitar 144 hektare area pertanian dilaporkan terendam banjir, yang berpotensi menyebabkan gagal panen bagi petani setempat.
Pemerintah Desa Telukbuyung menyebutkan kebutuhan mendesak warga terdampak meliputi selimut, alas tidur, air bersih, obat-obatan, bahan makanan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, serta makanan dan perlengkapan bayi.
Kepala Desa Telukbuyung, Nurhalim, dalam laporan tertanggal 25 Januari 2026, menyatakan bahwa pihak desa telah berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan bencana dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Hingga saat ini, warga berharap adanya perhatian dan bantuan lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Karawang serta instansi terkait guna meringankan beban korban banjir dan mempercepat pemulihan pascabencana.














