Beranda Headline Banjir Karangligar Telan Korban Jiwa, Amin Ditemukan Tak Bernyawa

Banjir Karangligar Telan Korban Jiwa, Amin Ditemukan Tak Bernyawa

26
Amin Karangligar
Setelah dua hari pencarian intensif, Amin (60), warga Kampung Kampek, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Setelah dua hari pencarian intensif, Amin (60), warga Kampung Kampek, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Kamis (10/7) pukul 14.20 WIB. Ia sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari puluhan bebek miliknya di tengah banjir Karangligar.

Kepala Unit BASARNAS Karawang, Sigit Haryanto, menjelaskan bahwa korban terakhir kali terlihat pada Rabu (9/7) pukul 07.00 WIB, saat berpamitan kepada istrinya untuk mencari bebek yang belum kembali dari sawah di area banjir, tepatnya di Kampung Pangasinan, Desa Karangligar.

“Berdasarkan keterangan saksi mata, korban sempat berjalan ke arah timur, namun beberapa saat kemudian sudah tidak terlihat lagi,” ujar Sigit saat diwawancarai.

Baca juga: Amin, Anggota Linmas Karangligar Hilang Saat Cari Bebek di Tengah Banjir

Pencarian Amin Karangligar dilakukan oleh tim SAR Karawang menggunakan metode penyisiran dengan perahu bermotor. Petugas menyisir permukaan air di beberapa titik yang dicurigai menjadi lokasi hanyutnya korban.

Tim yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari gabungan BPBD Karawang, Polsek Telukjambe Barat, Polairud, Babinsa AD, aparatur desa, dan warga setempat. Di hari pertama, penyisiran dilakukan mulai pukul 15.15 WIB di sekitar titik terakhir keberadaan korban. Hari kedua dilanjutkan dengan penyisiran menggunakan perahu karet milik BPBD.

“Korban akhirnya ditemukan mengambang di permukaan air sekitar pukul 14.20 WIB,” terang Sigit.

Baca juga: Sebanyak 18 Mahasiswa Unsika Gelar KKN di Desa Mekarjaya Rawamerta

Setelah ditemukan, jenazah Amin Karangligar langsung dievakuasi menggunakan ambulans desa dan dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan. Tim SAR Karawang resmi menutup operasi setelah korban ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami nyatakan selesai. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati di tengah kondisi banjir Karangligar yang masih cukup tinggi,” pungkas Sigit. (*)