
KARAWANG – Dua dusun di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat kembali dilanda banjir besar. Hingga Minggu (8/12/2025), tercatat 554 korban jiwa terdampak banjir yang melanda pemukiman warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharam menjelaskan bahwa banjir Karangligar telah merendam ratusan rumah penduduk. Total terdapat 166 rumah terdampak banjir, dengan rincian 554 korban jiwa, 198 Kepala Keluarga (KK), 23 balita, dan 4 bayi yang harus dievakuasi dari lokasi banjir.
Baca juga: Banjir Melanda 12 Desa dan 3 Kelurahan di Karawang, Karangligar Terparah
Di Dusun Pangasinan RT 002 RW 001 ketinggian banjir mencapai 50 cm. Kemudian di RT 003 RW 001 tinggi air meningkat hingga 80 cm. Di RT 005 RW 001 ketinggian air kembali mencapai 50 cm. Sementara di Dusun Kampek RT 005 RW 002, banjir Karangligar menembus ketinggian 120 cm, menjadi titik terparah dalam bencana kali ini.
“Selain pemukiman warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan mushola tempat beribadah,” jelas Ferry.
Baca juga: Penanganan Kebencanaan Dinilai Lemah, BPBD Karawang Diminta Terapkan 4 Siklus Manajemen Bencana
Saat ini warga terdampak banjir Karangligar mengungsi di dua titik pengungsian. Sebanyak 70 jiwa dan 4 balita mengungsi di Masjid Jamie Al-Ikhlas, sementara 120 jiwa, 19 balita dan 4 bayi berlindung sementara di rumah warga di pinggiran irigasi.
“Total pengungsi di dua titik mencapai 190 jiwa, termasuk 23 balita dan 4 bayi,” tutup Ferry Muharam. (*)













