Beranda Uncategorized Artikel: MEMPERTAHANKAN KOTA PATRIOT BEKASI THE BEST CITY IN JAWA BARAT

Artikel: MEMPERTAHANKAN KOTA PATRIOT BEKASI THE BEST CITY IN JAWA BARAT

Artikel yang dikirim ke redaksi tidak mewakili sikap redaksi. Segala jenis akibat/dampak dari pemuatan artikel ini jadi tanggung jawab penulis.

 

Oleh T. Syahrul Reza & Makmur H S

Pengumuman Gubernur Jawa Barat bahwa penduduk Kota Bekasi terbaik dalam menggunakan masker dan menjaga jarak dalam “perang” melawan Covid-19 bersama pemerintah
pusat dan daerah sungguh merupakan reward menggemberikan bagi warga dan pemerintah Kota Bekasi.

Oleh penulis, video pengumuman Gubernur Ridwan Kamil yang viral itu di share pula kepada sejumlah kawan dan relasi di negara tetangga yang pernah datang ke Kota Bekasi atas
undangan penulis dalam berbagai seminar dan kerjasama antar kampus.

Untuk diketahui sangat sedikit warga negara tetangga yang familiar dengan nama Bekasi meskipun mereka pernah dan sering ke Jakarta dan Bandung.
‘Trade Mark’ Patriot Sebagai Kota yang melekat ‘Trade Mark’ Kota Patriot memang sudah seharusnya warga
Kota Bekasi perlu menunjukan jati diri sebagai warga kota modern, educated dan elegan.

Dengan posisi terkonek (connecting city) dengan ibukota Indonesia sebagai mana Lombok yang terkoneksi dengan Bali semestinya Kota Bekasi harus yang terbaik dari 97 Kota lain di
Indonesia. Penduduk Kota Bekasi yang berjumlah 3.084.00 juta (BPS 2020) dengan luas 210,5 km2 sangat ideal menjadi kota model bagi kota-kota lain di Indonesia, bahkan dapat di perjuangkan menjadi kota model bagi kawasan, minimal kawasan Asean. Cita-cita ini bukan khayalan di siang bolong namun sangat rasional untuk di wujudkan.

Performa Kota Bekasi saat ini dibawah kepemimpinan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto Tjahyono yang bertabur penghargaan dari berbagai kementrian dan Lembaga sudah merupakan
bukti bahwa apa yang penulis proyeksikan dapat menjadi kota model di kawasan ini, bukanlah
ilusi semata.

Pertanyaannya bagaimana mempertahankan dan lebih meningkatkan performa Kota
Bekasi kedepan hingga menjadi yang terbaik bukan hanya di Jabar di Pulau Jawa dan di Indonesia
namun juga di kawasan Asean?
Spirit partriotisme sebagai local wisdom harus dapat menjadi energy bagi semua warga Kota Bekasi dalam berpartisipasi dan bahu-membahu mewujudkan cita-cita menjadi some one of
the best cities in Asean countries.

Momentum Pandemi Covid-19
Masih terngiang di telinga pidato Presiden Jokowi saat pelantikannya untuk periode kedua di depan sidang umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bulan Oktober 2019 yang lalu
bahwa kondisi pandemi Covid-19 ini harus dapat kita “bajak” untuk merubah tatanan hidup dari pola lama menuju tatanan hidup baru. Dengan perkataan lain jangan sampai kita menjadi korban
dan bulan-bulanan “sang Covid-19”,
justru kita harus mampu “menunggangi” sang Covid-19 untuk memasuki New normal life yang lebih kreatif, inovatif, dan produktif.

Sekali lagi, untuk mewujudkan hal diatas kuncinya adalah synergy dan kolaborasi antar semua stakeholders warga Kota Bekasi berdasarkan kluster-kluster komunitas sampai ke lini RT/RW.
Ayo warga Kota Bekasi, We Can! Kita bisa mewujudkan kota kita sebagai kota tercinta yang bukan saja sejahtera dan bahagia penduduknya tapi juga inovatif dan ihsan.

Salah satu keberhasilan synergy dan kolaborasi yang telah terlihat hasilnya secara terang benderang adalah Kerjasama pemerintah kota dengan komunitas Pendidikan (APTISI, ADI,
FORDORUM) dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi sehingga tidak terjadi korban kluster lembaga pendidikan secara masif yang sebelumnya dikhawatirkan banyak pihak.

Kebijakan Walikota Bekasi mengalokasikan bantuan dana kuiah senilai Rp 5.000.000 perorang untuk 1200 mahasiswa pada akhir 2020 lalu patut dihargai dan suatu keputusan yang cerdas. Semoga pada anggaran tahun 2021, yang menurut keterangan Asda II baru dialokasikan Rp 1 Milyar dapat kiranya di tingkatkan minimal sama atau tidak terlalu jauh berbeda dengan
tahun 2020 meskipun kita mengetahui PAD Kota Bekasi juga terdampak pandemi Covid-19.

Kita percaya dengan semanagat patriot dan kerja keras serta cerdas berlandakskan sikap inovatif dan
ihsan, Kota Bekasi akan mampu menjadi pemenang melawan pandemi Covid-19.
T. Syahrul Reza, Lektor Kepala/Dosen Institut STIAMI dan Pendiri KOCIBEK
(Komunitas Cinta Bekasi)

Makmur HS, Lektor Kepala/Dosen Senior STT-Bina Tunggal, Ketua APTISI IV A