Beranda Headline Anak Hilang Berkondisi Keterbelakangan Mental Ditemukan di KIIC, Dinsos Karawang Cari Keluarga

Anak Hilang Berkondisi Keterbelakangan Mental Ditemukan di KIIC, Dinsos Karawang Cari Keluarga

10
Anak hilang
Anak hilang tanpa identitas kini berada di Rumah Singgah Dinsos Karawang. Bila mengenali, segera hubungi Dinas Sosial Karawang. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Seorang anak hilang dengan kondisi keterbelakangan mental ditemukan di kawasan KIIC pada Selasa (2/12). Hingga kini, identitas anak hilang tersebut belum diketahui dan sementara diamankan di Rumah Singgah Dinas Sosial (Dinsos) Karawang untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan.

Pekerja Sosial Ahli Pertama Dinsos Karawang, Asep Riyadi, menjelaskan bahwa anak hilang tersebut ditemukan oleh para pekerja proyek di wilayah KIIC setelah sebelumnya terlihat kesulitan berkomunikasi dan tiba-tiba menaiki mobil losbak di area proyek.

Baca juga: MUI Karawang Serukan Kepedulian Nasional untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Karena anak tersebut susah diajak komunikasi, para pekerja berinisiatif mengantarkan ke Rumah Singgah. Sekarang sudah ada di sini, tetapi identitas anak hilang itu belum diketahui,” jelas Asep, Kamis (4/12/2025).

Asep menambahkan, anak yang diperkirakan berusia 13–14 tahun itu mengalami keterbelakangan mental, namun kondisinya sehat dan telah mendapatkan perawatan layak. Pihak Dinsos Karawang memastikan kebutuhan sandang, pangan, dan tempat istirahatnya terpenuhi.

“Alhamdulillah anaknya sehat dan baik-baik saja. Kami rawat, diberi pakaian, dan makannya juga banyak,” ujarnya.

Saat ini, Dinsos Karawang terus berupaya mencari informasi mengenai identitas anak hilang, termasuk menyebarkan pengumuman melalui media sosial dan kepada berbagai instansi.

Baca juga: Polisi Selidiki Kematian Mahasiswa di Apartemen Telukjambe Timur, Publik Diimbau Tak Berspekulasi

Asep mengimbau masyarakat apabila mengetahui identitas maupun keluarga anak tersebut segera melapor ke Dinas Sosial Karawang.

“Kami berusaha maksimal untuk menemukan keluarganya dengan menyebarkan informasi melalui media sosial dan jaringan instansi terkait. Kami berharap ada pihak keluarga atau kerabat yang mengenali dan menjemput anak tersebut di Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Karawang,” pungkasnya. (*)