Beranda Headline Amin, Anggota Linmas Karangligar Hilang Saat Cari Bebek di Tengah Banjir

Amin, Anggota Linmas Karangligar Hilang Saat Cari Bebek di Tengah Banjir

19
Tim SAR Karawang
Di tengah banjir Karangligar, Amin (60), anggota Linmas dilaporkan hilang (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Di tengah banjir Karangligar yang merendam wilayah hingga dua meter, sebuah kabar duka datang dari Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Amin (60), seorang anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dilaporkan hilang sejak Rabu pagi (9/7/2025) dan diduga terseret arus banjir Karangligar saat mencari puluhan bebek peliharaannya yang hanyut.

Pencarian Amin dilakukan oleh tim SAR Karawang yang terdiri dari berbagai unsur gabungan. Hingga Rabu sore, pencarian hari pertama belum membuahkan hasil dan operasi akan dilanjutkan Kamis (10/7).

Kronologi hilangnya Amin diceritakan oleh Kaming, anggota Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB). Ia menyebutkan, Amin berpamitan pada keluarganya sekitar pukul 06.00 WIB untuk mencari 40 bebek yang hilang akibat banjir Karangligar sejak hari sebelumnya.

Baca juga: Diundang Polda Jabar, Granat Karawang Siap Bermitra Menjaga Kamtibmas dan Melawan Teror Narkoba

Setelah memarkirkan sepeda motornya di rumah warga yang tidak terendam, Amin melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan yang masih terendam air cukup dalam di Kampung Pangasinan RT 004/RW 001.

Di tengah jalan, Amin sempat bertemu dengan seorang warga bernama Odin yang sedang memancing. Ketika ditanya, Amin menjelaskan bahwa ia hendak mencari bebeknya yang hilang. Odin sempat menanyakan apakah Amin bisa berenang, yang dijawab Amin dengan “bisa”. Setelah percakapan singkat itu, Amin kembali melanjutkan langkahnya ke arah banjir yang lebih dalam.

“Sekitar 5–10 menit setelahnya, Pak Odin melihat lagi ke arah jalan itu, tapi Pak Amin sudah tidak terlihat. Padahal jalannya lurus. Diduga kuat Pak Amin tenggelam di lokasi tersebut,” jelas Kaming.

Tim SAR Karawang yang terdiri dari BPBD Karawang, Binmaspol, Babinsa AD, Polairud, Polsek dan Koramil Telukjambe Barat, Muspika Kecamatan, aparat desa, serta warga setempat telah dikerahkan untuk pencarian Amin sejak Rabu siang.

Namun, hingga sore hari, pencarian Amin belum menunjukkan hasil. Tantangan semakin berat karena kondisi banjir Karangligar masih tinggi, dengan ketinggian air mencapai 150–200 cm di Posko Karangligar. Debit Sungai Citarum juga terus meningkat.

Baca juga: 521 PPPK Karawang Terima SK, Sekda: Jadilah Penggerak Pelayanan Publik

Tim SAR Karawang akan melanjutkan operasi pencarian pada Kamis dengan peralatan tambahan dan penguatan personel. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan petunjuk atau kondisi yang mencurigakan di area banjir.

“Kami berharap seluruh pihak ikut mendukung dan waspada. Keselamatan warga adalah yang utama,” ujar Kaming. (*)