Beranda Uncategorized Aliran Dana ke Dewan Hanya Isu, Komisi III Berikan Klarifikasi Ini

Aliran Dana ke Dewan Hanya Isu, Komisi III Berikan Klarifikasi Ini

ADV – Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, sedang diterpa isu tidak mengenakan.

Di mana Ketua Komisinya yakni, Endang Sodikin, dari Fraksi Partai Gerindra dituding telah menerima sejumlah aliran dana dari salah satu rumah sakit swasta ternama di Kabupaten Karawang.

Bahkan dikabarkan, aliran dana segar tersebut berjumlah lumayan fantastis, mencapai hingga ratusan juta rupiah.

Menanggapi hal tersebut, Abas Hadi Mulyana, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, membantah dengan tegas dan menandaskan jika itu adalah tidak benar alias kabar hoaks.

Karena setelah dilakukan klarifikasi, dalam rapat tertutup antara Komisi III DPRD dengan pihak RS Lira Medika serta dihadiri pula oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, Rabu (18/6), diungkapkan Abas jika Ketua Komisi III ( Endang Sodikin) membantah hal tersebut dan telah bersumpah atas nama Tuhan tidak pernah menerima uang sepeserpun dari Rumah Sakit Lira Medika.

“Kami Komisi III, merasa dongkol dan terdzholimi. Karena menyebut-nyebut kata Komisi III dan ada oknum anggota dewan berinisial E, namun setelah kita klarifikasi, beliau (Endang Sodikin) mengatakan kepada kami jika 100 persen 1.000 persen dan bersumpah demi Allah, tidak pernah melakukan,” kata Abas menjelaskan kepada awak media, di Ruang Rapat Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Rabu (17/6).

Kepada awak media, lebih lanjut Abas mengatakan apabila nanti di kemudian hari ternyata dari isu tersebut ada pihak yang memang memiliki bukti, ia pun mengajak untuk sama-sama terbuka dan menyelidikinya.

“Jika memang ada yang memiliki bukti dan bisa membuktikan, ayo, kita sama-sama selidiki, karena Alhamdulillah, meski bukan fakta hukum namun ketua saya sudah bersumpah-sumpah demi Allah tidak melakukan dan dari pihak Rumah Sakit Lira Medika pun membantah telah bagi-bagi duit dengan siapapun,” ungkapnya lagi.

“Yang jelas ini adalah kabar hoaks. Kalau pun kemudian ada kabar lainnya yang terbaru dan memiliki bukti, berikan ke kita, kita akan sama-sama laporkan kepada Kepolisian dan Kejaksaan,” ucap politikus Partai Demokrat ini gamblang, disambut ungkapan setuju Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Karawang Fraksi Partai Golkar, Suryana, yang sejak awal mendampinginya.

“Saya tantang, saya siap menjawab, saya klarifikasi sekarang, tidak ada itu,” tandasnya menimpali.

Sementara itu , sepanjang sesi wawancara dengan awak media, Ketua Komisi III, Endang Sodikin, tidK banyak berkomentar atas kabar tidak sedap yang menimpanya, Endang hanya mengatakan jika semua sudah “clear and clean” atau sudah selesai dan tidak ada lagi yang harus dipermasalahkan.

Endang pun menegaskan jika dirinya juga tidak mempunyai kapasitas untuk menanggapi pemberitaan hoaks.

Menurut Endang, jika kemudian dirinya menemui warga Palumbonsari, itu adalah hak setiap orang untuk bertemu siapapun. Dan ia mendatangi warga saat itu karena dirinya menerima informasi jika warga ketakutan. Untuk itulah ia mendatangi warga dan ingin menerima penjelasan secara langsung dari warga.

“Jadi siapapun berhak untuk menemui siapapun, dan kaitan dugaan adanya aliran dana, intervensi dan lain sebagainya itu tidak benar, miss leading,” ujarnya singkat menutup pembicaraan ketika disoal awak media kaitan dirinya yang diduga melakukan intervensi kepada warga dan bersiap menjadi penjamin apabila warga melakukan gugatan Class Action di PN Karawang. (adv)