Beranda News Aep Syaepuloh: Memimpin Karawang Merupakan Panggilan Ideologis dan Hati

Aep Syaepuloh: Memimpin Karawang Merupakan Panggilan Ideologis dan Hati

57

KARAWANG- Dalam sebuah negara kedudukan warga negara adalah sama. Orang yang menjabat di tubuh pemerintahan memiliki kewajiban yang sama sebagai warga negara. Memiliki jabatan semata-mata adalah untuk mengayomi, melayani, dan menjamin kemaslahatan bersama, dan tidak ada privelege (keistimewaan) khususnya di mata hukum.

Negara justru harus mampu mewujudkan kesetaraan derajat antar manusia di dalam wilayahnya yang biasanya terlanggar oleh perbedaan status sosial, kelas ekonomi dan jabatan politik.

Memahami dan menganalisa pidato penutup H.Aep Syaepuloh dalam agenda debat Pasangan Calon 9 Nopember yang disiarkan langsung Metro TV. Calon Bupati H.Aep Syaepuloh menghadirkan sosok yang piawai dalam menjaga komunikasi yang santun
dengan semua kalangan.

Baca juga: Ratusan Emak-Emak Beri Dukungan untuk Paslon Aep-Maslani

Dimulai dengan doktrin Uluhiyah (Ketuhanan) terkait dengan ikhwal Eksistensi Allah SWT. Sebuah keyakinan yang teguh dan murni yang ada dalam hati setiap muslim bahwa Allah-lah sumber segala sumber kekuatan dan pertolongan kehidupan alam semesta.

Karena sadar bahwa manusia ada keterbatasan maka Manusia diwajibkan berusaha (tawakal) kemudian semua diserahkan kepada sang Pencipta.

Dalam perspektif komunikasi, H. Aep Syaepuloh sebagai komunikator politik sudah terbiasa mengutamakan motivasi umum dari pada motivasi pribadi. Apa yang menjadi keinginan dan cita-cita bersama warga daerahnya harus lebih didahulukan.

Sosok calon kepala daerah (bupati) berkewajiban dituntut untuk mengedepankan kepentingan seluruh warga Karawang tetap dijaga dan bukan sekedar “alat perayu” menjelang Pilkada.

Baca juga: Tim Kemenangan Dede Anwar Hidayat Deklarasi Dukung Aep-Maslani di Pilkada Karawang 2024

Dalam closing debat H. Aep Syaepulloh dengan sikap yang rendah hati (tawadlu) keterpanggilan sebagai calon Bupati sebagai panggilan jiwa dan hati untuk mengawal roda pemerintahan yang baik dan bersih semata-mata untuk kemaslahatan semua masyarakat Karawang.

Dalam debat tersebut menunjukan citra diri H.Aep Syaepuloh:

  1. Visioner: kepemimpinan
    (Leadership) yang
    yang mampu membuat
    kalkulasi dan
    proyeksi Karawang
    sebagai kabupaten yang
    diperhitungkan, citra
    positif serta memberikan
    harapan dan menjanjikan
    masa depan.
  2. Tanggap dan Responship : Sosok pemimpin yang tanggap dan responsif terhadap
    berbagai aspirasi dan
    tuntutan masyarakat
    serta mampu
    beradaptasi dengan
    kecenderungan dan
    dinamika perubahan
    sosial, ekonomi, politik,
    kebudayaan, dan
    perkebangan global.
  3. Tegas dan Berkarakter: figur pemimpin yang
    mempunyai integritas
    dan moralitas politik
    tinggi, tegas dan
    berkarakter,tidak
    gamang dan tidak
    bersikap abu-abu, serta
    berpegang pada
    prinsip melayani dan
    mengayomi.
  4. Siap Memimpin
    Karawang sosok yang
    tangguh, piawai, dan
    mumpuni mengelola
    momentum politik, serta
    siap memegang
    kepemimpinan
    Karawang dengan tata
    kelola pemerintahan
    yang berpegang pada
    prinsip clean and good
    government
    ( pemerintahan
    yang baik dan bersih
    dari KKN).