BEPAS – Pihak Hotel di daerah Karawang Barat membantah pasien yang dibawa ke hotelnya untuk dirawat terkait covid-19 bukan pasien terkonfirmasi positif.
“Bukan. Hanya OTG,” ucap narasumber yang tidak mau disebut namanya karena menurut pengakuannya, ia tidak berwenang menjawab wawancara media.
“Harusnya bukan saya. Ada pimpinan saya. Nanti saja nunggu konferensi pers,” ucapnya lagi.
Setengah ketakutan, ia menyatakan ruang isolasi untuk pasien OTG lokasinya ada di bagian belakang. Untuk jumlah ruangan sendiri, kata dia, nanti bisa menyesuaikan kebutuhan.
“Kalau yang di sini (di depan) ruang utama clear area. Ini khusus tamu,” katanya.
Sebelumnya, beredar video petugas kesehatan beratribut lengkap Covid-19, Selasa (8/12/2020) pagi di salah satu hotel di Karawang Barat membuat warga sekitar resah. Pasalnya, warga khawatir ada penjemputan pasien tamu atau karyawan hotel yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Plt Kadinkes Karawang Nanik Jodjana membenarkan bahwa ada pasien yang dibawa ke hotel tersebut untuk diisolasi karena terkonfirmasi positif Covid-19.
“Iya ada. Mulai hari ini hotel tersebut dijadikan lokasi isolasi untuk pasien suspect Corona,” ungkap Nanik saat diwawancarai.
Menurut dia, penggunaan fasilitas hotel itu dilakukan karena sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Karawang sudah penuh. Karenanya, dibutuhkan fasilitas penunjang agar pasien Covid-19 tertangani.
“Semua penuh, maka ini ada penambahan hotel. Tadinya sudah ada hotel lain juga yang menjadi ruang isolasi. Itu pun ada klasternya. Yang hanya OTG atau positif lokasi hotelnya berbeda,” kata Nanik. (nji/red)














