JAKARTA, BEPAS- Pemakaman penyanyi Didi Kempot akan berlangsung di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Informasi itu disampaikan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang sudah melayat ke Rumah Sakit Kasih Ibu.
“Nanti dari rumah sakit ke rumah keluarga. Lalu nanti (pemakaman) ke Ngawi,” kata Rudy.
Sejumlah anggota keluarga penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo juga sudah berada di sana. Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa sekitar 07.45 WIB.
Ibu Lilik, kakak kandung Didi Kempot, menduga adiknya meninggal karena kelelahan dengan serangkaian aktivitasnya belakangan ini.
“Datang dalam kondisi tak sadar. Kita lakukan upaya pertolongan semaksimal mungkin tapi akhirnya meninggal,” ujar dia.
“Betul, meninggal pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga,” ujar dia.
“Semalam sedang mendengarkan lagu, terus bilang, ini kok panas. Nunggu di hotel dulu. Setelah satu jam, pulang, ke dokter dulu,” kata Lilik menceritakan saat-saat terakhir bersama adiknya.
Menurut Lilik, Didi Kempot tidak pernah mengeluh sakit sama sekali. Penyanyi legendaris itu juga tidak tercatat memiliki riwayat penyakit berat. Lilik mengatakan, Didi Kempot meninggal pukul 7.30 WIB di usia 53 tahun.
Hingga saat ini almarhum masih di ruang jenazah. Sejauh ini, penyebab kematian Lord Didi diduga karena serangan jantung. Hingga saat ini, kabar tersebut masih dikonfirmasi.
Untuk diketahui, beberapa serangan jantung ada yang muncul dengan sangat cepat dan intens. Dr dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K), FIHA FSCAI, FAPSIC dari Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (PIKI) dan Pokja Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) mengatakan, serangan jantung yang terjadi mendadak biasanya terjadi dalam waktu sangat singkat dan sulit tertolong. Sebagian kecil kasus kematian jantung mendadak tidak memiliki gejala apa pun.
“Pada umumnya, kasus kematian jantung mendadak disebabkan oleh gangguan irama jantung yang mendadak konslet,” imbuh dia.(kompas.com/ris)














