BEPAS, KARAWANG– DPD KNPI Kabupaten Karawang mengapresiasi pernyataan Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri yang dirilis oleh Diskominfo Kabupaten Karawang dan viral di media sosial.
DPD KNPI menilai, pernyataan Sekda Acep yang dilontarkan di Hari Anti Korupsi, Senin 9 Januari 2019 kemarin ini, yakni, “Semoga di Hari Anti Korupsi ini semua pejabat pemerintah sadar dan bosan melakukan korupsi”, adalah memang benar adanya dan pengakuan Sekda yang jujur.
Hal tersebut dikatakan Ketua DPD KNPI Kabupaten Karawang, Lukman N Iraz, kepada Beritapasundan, Selasa (10/12).
Lukman membenarkan adanya, jika di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Karawang memang masih banyak terjadi praktek Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan mulai dari level bawah sampai kepada level pejabat tertinggi.
Baca juga:Â Postingan Soal Pejabat Pemerintah Bosan Melakukan Korupsi Berbuah Kritikan Pedas
Banyak contoh yang memang menurut Lukman, sudah menjadi rahasia umum, di mana KKN kerap terjadi, terutama di kalangan penyedia barang jasa dan konstruksi manapun, bahkan juga dalam hal menyangkut pelayanan publik lainnya.
“Kami mengapresiasi apa yang disampaikan pak Sekda, atas kejujuran Pak Sekda dalam menyikapi kondisi di lingkungan birokrasi khususnya di Karawang, di mana di masa kepemimpinan pak Sekda ini ia ingin melakukan pembenahan,” kata Lukman mengungkapkan.
Berbicara soal Korupsi, lanjut Lukman, memiliki makna yang begitu luas. Tidak hanya soal menyalahgunakan jabatan atau keuangan negara. Namun juga bisa bermakna lain.
“Bahkan masyarakat berterimakasih kepada Birokrat saja dapat terindikasi korupsi, gratifikasi kepada pejabat negara, padahal misalnya, jika kita sebagai penyedia barang jasa dan konstruksi, kemudian memberi hadiah di akhir pekerjaan sebagai bentuk rasa terima kasih, menurut saya itu adalah hal yang wajar,” pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya,
Rilis pemberitaan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang (Diskominfo) menuai polemik di masyarakat khususnya para netizen.
Pasalnya, dalam rilis kegiatan Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, di Hari Anti Korupsi, Senin (9/12), yang di layangkan Diskominfo di media sosial di hari yang sama sekitar pukul 14.29 WIB tersebut, memuat kalimat yang mengandung kontroversi.
Dimana Diskominfo menuliskan pernyataan Sekda Acep yang dinilai banyak pihak seolah membenarkan atau mengakui jika pejabat pemerintahan daerah Kabupaten Karawang memang kerap melakukan korupsi.
Berikut adalah penggalan kalimat dari naskah pemberitaan yang dirilis Diskominfo di media sosial: “Semoga di Hari Anti Korupsi ini semua pejabat pemerintah sadar dan bosan melakukan korupsi”.
Bahkan penggalan kalimat tersebut pun dijadikan judul rilis pemberitaan kegiatan orang nomor 3 di Kabupaten Karawang tersebut oleh Diskominfo. Dengan judul, “Hari Anti Korupsi, Sekda Harap Pejabat Pemerintah Bosan Lakukan Korupsi”. (nna/kie)














