
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah melalui arahan strategis yang disampaikan dalam rapat koordinasi di Aula Disnakertrans Kabupaten Karawang, Selasa (3/3/2026).
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang menekankan pentingnya pelaksanaan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang tertata, bersih, dan nyaman. Pelaksanaan Gerakan ASRI ini sejalan dengan arahan Presiden RI yang disampaikan dalam Rakornas 2026.
Baca juga: Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 Tegaskan Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Salah satu fokus utama Gerakan ASRI adalah penataan kabel udara yang dinilai mengganggu estetika lingkungan sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.
Sekda Karawang juga menyampaikan bahwa Bupati Karawang telah memberikan contoh nyata dalam penerapan Gerakan ASRI, di antaranya melalui penanganan gentengnisasi, pengelolaan kebersihan sampah, serta penataan kabel di sejumlah titik wilayah.
“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Koordinasi tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bappeda, Bapenda, Satpol PP, serta DPMPTSP, termasuk dalam penataan baliho dan reklame agar lebih tertib dan sesuai aturan.
Sementara itu, Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menegaskan bahwa camat merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh camat agar sigap dan responsif dalam menangani setiap persoalan serta keluhan warga.
“Camat harus hadir dan cepat merespons persoalan di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bupati Karawang mengingatkan bahwa berbagai capaian pembangunan yang telah diraih harus dijadikan modal dan semangat bersama untuk meningkatkan kinerja ke depan. Ia juga menyampaikan hasil Rakornas 2026, yang menekankan bahwa setiap pemimpin harus memiliki policy yang kuat dan terukur dalam mengambil kebijakan.
Bupati Karawang menutup arahannya dengan mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang untuk bekerja secara profesional, penuh kehati-hatian, serta bertanggung jawab, demi mewujudkan Karawang sebagai daerah yang maju, modern, dan kuat secara ekonomi.
Baca juga: Bupati Karawang Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kebersihan dan Estetika Wilayah
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKAD Karawang menyampaikan bahwa posisi Uang Persediaan (UP) telah direalisasikan sebesar Rp15,9 miliar.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menargetkan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan memastikan kelengkapan SPJ dan laporan keuangan yang tercatat secara akurat di BPKAD Karawang.
Sebagai bagian dari proses tersebut, laporan keuangan pada awal bulan akan diserahkan ke Inspektorat untuk dilakukan reviu sebelum disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (*)













