Beranda Headline Tanggul Tarum Barat Jebol, Bupati Karawang Desak BBWS Lakukan Pengecekan Menyeluruh

Tanggul Tarum Barat Jebol, Bupati Karawang Desak BBWS Lakukan Pengecekan Menyeluruh

8
BBWS Citarum
Bupati Karawang Aep Syaepuloh meninjau lokasi Tanggul Tarum Barat jebol di Kampung Badami. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, meminta BBWS Citarum untuk segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap tanggul-tanggul sungai yang telah berusia tua. Permintaan tersebut disampaikan menyusul peristiwa Tanggul Tarum Barat jebol yang menyebabkan banjir di Desa Margakaya, Kampung Badami, Kecamatan Telukjambe Barat, Jumat (16/1/2026).

Bupati Karawang menegaskan bahwa pengecekan menyeluruh oleh BBWS Citarum sangat penting guna mencegah terulangnya kejadian Tanggul Tarum Barat jebol, yang berpotensi menimbulkan banjir dan kerugian besar bagi masyarakat.

Baca juga: Tanggul Irigasi Margakaya Jebol, Ratusan KK di Telukjambe Barat Terdampak

Menurutnya, kondisi tanggul yang sudah menua dan minim perawatan menjadi ancaman serius, terutama saat curah hujan tinggi. Oleh karena itu, Bupati Karawang berharap BBWS Citarum dapat memprioritaskan perbaikan serta penguatan infrastruktur pengendali banjir di titik-titik rawan, khususnya di wilayah Kabupaten Karawang.

“Saya berharap ini sudah menjadi kewajiban BBWS Citarum. Tanggul ini sudah lama, jadi tolong dicek secara menyeluruh, jangan sampai ke depan airnya jebol lagi,” ujar Bupati Karawang saat meninjau lokasi terdampak Tanggul Tarum Barat jebol.

Lebih lanjut, Bupati Karawang menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang siap berkoordinasi dan mendukung langkah-langkah teknis yang dilakukan BBWS Citarum, demi menjaga keselamatan warga serta melindungi kawasan pertanian dan permukiman dari ancaman banjir.

Untuk penanganan darurat akibat Tanggul Tarum Barat jebol di Desa Margakaya, Bupati Karawang telah mengerahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membangun tanggul sementara menggunakan bronjong. Sejumlah material seperti batu dan kayu telah didatangkan ke lokasi untuk menahan arus air agar tidak semakin deras masuk ke permukiman warga.

“Saya juga sudah menelepon BBWS Citarum untuk mengecilkan debit air. Hari ini jangan dulu bicara soal kewenangan siapa, yang terpenting kondisi ini bisa tertanggulangi terlebih dahulu,” tegasnya.

Baca juga: Pembangunan Sekolah Jadi Prioritas, Bupati Karawang Turun Langsung ke Lapangan

Selain itu, Bupati Karawang juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial agar tetap siaga di lokasi-lokasi terdampak. Langkah tersebut diambil mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Karawang.

Sejak siang hari, hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur Karawang dan hingga berita ini diturunkan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko banjir dan memperparah dampak kerusakan akibat Tanggul Tarum Barat jebol. (*)