
KARAWANG – Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustofa, kembali menegaskan pentingnya komitmen pemerintah pusat dalam mengentaskan tuberculosis (TBC) menuju target eliminasi TBC tahun 2030. Menurutnya, persoalan tuberculosis harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, mengingat Indonesia masih berada pada posisi kedua kasus TBC terbanyak di dunia, setelah India.
Berdasarkan estimasi, Indonesia memiliki sekitar 1,09 juta kasus TBC setiap tahunnya, dengan angka kematian mencapai 134 ribu jiwa. Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan tuberculosis harus diakselerasi melalui kolaborasi pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat.
Baca juga: NasDem Gelar Cek Kesehatan Gratis, Targetkan 5.000 Warga Karawang Ikuti Deteksi Dini TBC
“Komisi V DPR RI juga sudah membicarakan ini secara serius. TB ini isu nasional, bahkan isu dunia, yang mendapat perhatian khusus,” ujar Saan saat kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis deteksi dini tuberculosis di Saan Mustofa Center, Kecamatan Tirtajaya, Sabtu (15/11/2025).
Saan menilai, masih banyak kasus TBC yang belum terdeteksi karena tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah. Banyak warga yang cenderung mengabaikan gejala seperti batuk berkepanjangan, sehingga tidak memeriksakannya ke fasilitas kesehatan.
“Masih banyak pengidap yang belum diketahui karena tingkat pengetahuan masyarakat masih minim. Mereka kurang peduli, padahal tuberculosis penyakit serius,” tambahnya.
Baca juga: Bupati Aep Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan dalam Rotasi dan Mutasi ASN Karawang
Sebagai bentuk perhatian, Partai NasDem mengadakan kegiatan cek kesehatan gratis deteksi dini tuberculosis. Program ini menargetkan 5.000 sampel di seluruh Kecamatan di Kabupaten Karawang sebagai upaya mendukung eliminasi TBC tahun 2030. (*)













