Beranda Headline Pemkab Karawang Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Gelar Rakor Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Pemkab Karawang Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Gelar Rakor Penanganan Bencana Hidrometeorologi

7
BPBD Karawang
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh membuka Rakor Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Gedung Singaperbangsa Karawang. (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem di musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025/2026, Rabu (12/11/2025), di Gedung Singaperbangsa Karawang.

Rakor tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, abrasi, gelombang tinggi, dan tanah longsor.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Karawang memastikan seluruh unsur pemerintah, aparat, dan masyarakat berada dalam satu komando penanggulangan bencana, agar langkah penanganan di lapangan berjalan cepat, terpadu, dan efektif.

Baca juga: Indonesia Didorong Percepat Eliminasi TBC, STPI: Bukan Ilusi tapi Komitmen Bersama

Dalam arahannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Pemerintah Daerah, TNI/Polri, dunia usaha, akademisi, media, hingga masyarakat harus membangun kolaborasi yang solid melalui pendekatan pentahelix kebencanaan,” tegas Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya langkah mitigasi bencana sejak tahap pra-bencana untuk mengurangi risiko dan dampak bencana yang mungkin terjadi.

“Saya mengapresiasi langkah BPBD Karawang yang telah melaksanakan program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), serta membentuk 20 Desa Tangguh Bencana (Destana) sepanjang tahun 2025,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menyebut bahwa kegiatan gladi kesiapsiagaan di sekolah-sekolah merupakan bagian penting dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.

Sebagai bentuk kesiapan tanggap darurat dan pascabencana, Pemerintah Daerah Karawang telah menyiapkan berbagai armada dan logistik kebencanaan.

Baca juga: Bupati Karawang Terima Aspirasi Buruh, Siap Evaluasi Perbup Pemagangan dalam 14 Hari

Di antaranya 40 unit perahu, 60 unit tenda berbagai jenis, 8 pompa alkon, kendaraan operasional, dapur umum, serta perlengkapan evakuasi lainnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Karawang menegaskan komitmennya untuk selalu siaga bencana, memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang meningkat. (*)