Beranda Headline Jalan Penghubung di Cicinde Utara Karawang Akhirnya Mulus Setelah Puluhan Tahun

Jalan Penghubung di Cicinde Utara Karawang Akhirnya Mulus Setelah Puluhan Tahun

12
Jalan cicinde Utara
Kondisi jalan di Desa Cicinde Utara, Karawang, kini mulus setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga. (Foto: Istimewa) 

KARAWANG – Tiga titik jalan penghubung di Desa Cicinde Utara, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang akhirnya rampung diperbaiki. Warga setempat mengaku lega setelah puluhan tahun harus melintasi jalan berlumpur yang menghambat aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Cicinde Utara, Ajat Sudrajat menjelaskan, perbaikan meliputi jalan poros Karawang–Subang di Dusun Dadut dan jalan poros Cicinde–Jayamukti.

“Dulu kondisinya luar biasa parah. Anak sekolah kalau lewat sini harus pakai kresek di kaki karena becek dan jeblok. Sekarang alhamdulillah sudah bagus semua,” ujar Ajat kepada wartawan, Kamis (14/8/2025).

Baca juga: KKN UBP Karawang di Pasirjengkol, Program NIB dan Leuweung Hejo Tuai Pujian

Perbaikan ini, kata Ajat, adalah persembahan bagi warga sebagai bentuk bakti di masa kepemimpinannya, melanjutkan inisiatif Kades sebelumnya, Drs. Endang Utom, yang mulai membenahi jalan tiga tahun lalu.

“Ini oleh-oleh untuk masyarakat di masa jabatan saya,” tambahnya.

Ajat menyampaikan terima kasih kepada Bupati Karawang, anggota DPRD, dan pihak lain yang membantu pembangunan ini. Ke depan, ia berencana fokus pada pemberdayaan SDM, apalagi Desa Cicinde Utara telah ditetapkan sebagai desa wisata Kampung Pindang.

Salah satu warga, Ana (55), yang tinggal di dekat Jalan Totoang Jungklang, mengatakan kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan.

“Dari saya kecil sampai sekarang, baru kali ini jalannya mulus. Dulu anak-anak sekolah sering jatuh karena licin, apalagi kalau hujan,” ungkap Ana.

Baca juga: HUT RI ke-80, Unsika Karawang Gelar Perlombaan dan Upacara Bendera Berkebudayaan

Warga lainnya, Suwitno (44), juga bersyukur jalan kini sudah dilengkapi lampu penerangan.

“Dulu waktu saya SMP, sepatu harus dijinjing hampir satu kilometer. Sekarang sudah nyaman dan terang, akhirnya merdeka,” tuturnya. (*)