BANDUNG- Asosiasi Chief Engineer Jawa Barat (ACE Jabar) menyelenggarakan Seminar dengan tema “Kepatuhan terhadap Sertifikasi Keselamatan Kebakaran Gedung” di Hotel Holiday Inn Pasteur Bandung.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua BPD PHRI Jawa Barat, akademisi dari Poltekpar NHI Bandung sebagai mitra strategis untuk membangun sinergi di masa mendatang.
Ketum ACE Jabar, Indra Wahana mengungkapkan kegiatan tersebut untuk membagas sertifikasi keselamatan kebakaran dan juga mempererat kolaborasi lintas sektor.
Baca juga: Dihadiri 700 Peserta, Ace Jabar Sukses Gelar Seminar dan Gathering Nasional
“Acara ini tidak hanya menjadi forum untuk membahas pentingnya Sertifikasi Keselamatan Kebakaran (SKK) bagi pengelolaan gedung, tetapi juga menjadi ajang mempererat kolaborasi lintas sektor,” kata Indra, Sabtu (9/8/2025)
Melalui sinergi ini, kata Indra, ACE Jabar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penerapan standar keselamatan gedung yang tinggi, dan pengelolaan fasilitas yang efisien demi menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan berdaya saing.

Sementara itu Ketua BPD PHRI Jawa Barat, Dodi Ahmad Sofiandi mengajak seluruh hotel dan restoran di Wilayah Jawa Barat untuk mematuhi regulasi pemerintah terkait keselamatan gedung.
Baca juga: Instruksi Bupati Dilanggar, Penjualan LKS di Karawang Tuai Protes
Restoran dan Hotel di Jabar untuk tidak hanya mematuhi regulasi pemerintah terkait keselamatan gedung, tetapi juga memahami secara mendalam aspek perawatan fasilitas, penerapan program penghematan energi, hingga sosialisasi teknis yang berkaitan dengan operasional dan pemeliharaan gedung, jelas Dodi.
Di tempat yang sama, Poltekpar NHI Bandung, Rudi Siahaan ACE Jabar menambahkan pihaknya membuka ruang kolaborasi agar pengetahuan dan keterampilan terkait engineering di industri perhotelan dapat diberikan sejak dini kepada mahasiswa.
“Diharapkan menjadi bekal penting bagi para calon profesional di bidang perhotelan dan pengelolaan gedung, sehingga mereka siap menghadapi tuntutan industri yang mengedepankan keselamatan, efisiensi energi, dan keberlanjutan operasional,” ujarnya. ***














