
KARAWANG – Arnold Silalahi secara resmi mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Komisi Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karawang pada Kamis, 23 Januari 2025. Deklarasi tersebut digelar di Resto Alamsari, Telukjambe, Karawang, dengan dukungan penuh dari 27 cabang olahraga (cabor) di Karawang.
“Sampai saat ini, kami telah menerima 27 surat dukungan, dan beberapa lainnya akan menyusul. Saya berharap sebelum tanggal 8, dukungan akan terus bertambah,” ujar Arnold Silalahi dalam sambutannya.
Dari total 59 cabor di Kabupaten Karawang, Arnold menargetkan dukungan dari 32 hingga 33 cabang olahraga. Kepada 27 cabor yang telah memberikan dukungan, Arnold menyampaikan rasa terima kasihnya.
Baca juga: PUPR Karawang Siapkan Solusi Atasi Genangan di Terowongan Gonggo
“Hari ini saya secara resmi menyatakan diri sebagai calon Ketua Umum KONI Kabupaten Karawang. Dukungan dari rekan-rekan cabor sangat penting agar kita memiliki visi dan misi bersama untuk memajukan olahraga Karawang,” tegas Arnold.
Jika terpilih, Arnold berkomitmen untuk membenahi strategi dan meningkatkan prestasi olahraga Karawang. Ia menilai, meskipun Karawang memiliki banyak atlet potensial, capaian di tingkat Jawa Barat maupun nasional masih minim.
“Potensi atlet di Karawang sangat besar, namun sayangnya kita masih sulit bersaing di tingkat Jawa Barat, apalagi nasional. Hal ini menjadi keresahan bagi saya dan para pembina olahraga di Karawang,” kata Arnold.
Baca juga: Pemuda Asal Karawang Tewas Diduga Loncat dari Parkiran Mal PVJ Bandung
Ia juga menyoroti minimnya partisipasi KONI Karawang dalam event olahraga selama tahun 2024. Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan besar menjelang babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025.
“Tahun 2024 terasa kosong karena jarangnya kita mengikuti event. Tahun 2025 harus menjadi momentum untuk bekerja keras demi menghadapi babak kualifikasi Porprov,” tegasnya.
Arnold menekankan pentingnya kerja keras dan strategi, bukan hanya mengandalkan dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.
“Sebanyak apa pun anggaran dari pemerintah, jika tidak diiringi kerja keras, hasilnya akan nihil. Kita perlu segera memetakan potensi dan masalah yang ada,” ujarnya.
Baca juga: Abrasi dan Banjir Rob di Karawang, Akses Dusun Tanjungsari Lumpuh
Ia pun berjanji, jika terpilih, akan langsung memanggil seluruh cabang olahraga untuk melakukan pemetaan dan menetapkan target yang realistis.
“Karawang harus menjadi lumbung atlet berprestasi. Saya menargetkan setiap cabor mampu meraih minimal satu medali emas di tingkat Jawa Barat atau nasional,” tutup Arnold. (*)













