Beranda Headline Kebiasaan Main Ponsel di Toilet: Baik atau Buruk?

Kebiasaan Main Ponsel di Toilet: Baik atau Buruk?

30
Main ponsel di Toilet
Foto: Istock

beritapasundan.com – Main ponsel di toilet telah menjadi kebiasaan umum di era digital. Banyak orang melakukannya untuk menghabiskan waktu sambil membaca berita, bermain game, atau sekadar menjelajahi media sosial. Namun, kebiasaan ini memiliki sisi positif dan negatif yang perlu dipertimbangkan.

Kebaikan Bermain Ponsel di Toilet

Salah satu manfaatnya adalah memanfaatkan waktu luang. Bagi sebagian orang, toilet menjadi tempat yang tenang untuk melakukan hal-hal kecil seperti menjawab email atau membaca artikel. Selain itu, aktivitas ini bisa memberikan momen relaksasi di tengah kesibukan.

Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Thailand Tetapkan Hari Libur Baru di 2025

Keburukan Bermain Ponsel di Toilet

Di sisi lain, kebiasaan ini juga memiliki risiko. Salah satunya adalah potensi gangguan kesehatan, seperti wasir. Duduk terlalu lama di toilet sambil bermain ponsel dapat memberikan tekanan berlebih pada area dubur. Selain itu, toilet merupakan tempat yang penuh kuman. Membawa ponsel ke dalamnya meningkatkan kemungkinan kontaminasi bakteri yang dapat berpindah ke tangan dan wajah.

Dari sisi produktivitas, main ponsel di toilet juga berpotensi memperlama waktu di sana, yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Cara Bijak Bermain Ponsel di Toilet

Jika bermain ponsel di toilet sulit dihindari, ada beberapa tips untuk melakukannya dengan aman. Pertama, batasi waktu. Usahakan tidak terlalu lama agar kesehatan tidak terganggu. Kedua, bersihkan ponsel secara rutin dengan tisu antibakteri. Ketiga, cuci tangan dengan sabun setelah keluar dari toilet untuk mencegah penyebaran kuman.

Baca juga: Hindari Penyakit Musim Hujan dengan Langkah Sederhana

Kesimpulannya, bermain ponsel di toilet memang menawarkan beberapa manfaat, tetapi risiko yang menyertainya tidak boleh diabaikan. Sebaiknya, bijaklah dalam menggunakan ponsel agar kebiasaan ini tidak menimbulkan masalah kesehatan maupun kebersihan. (*)