KARAWANG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, mengimbau masyarakat Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah. Imbauan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah Se-Jawa Barat tahun 2024 di Resinda Hotel, Karawang, pada Kamis (14/11).
“Kami sudah mengirimkan panduan kesiapsiagaan kepada seluruh kota dan kabupaten sejak akhir Oktober untuk antisipasi hingga April 2025. Diharapkan masyarakat juga berhati-hati, terutama saat hujan deras, dan mencari tempat aman jika kondisi cuaca memburuk,” kata Bey.
Baca juga: BPS Karawang Tingkatkan Akses Data, Sajikan 26 Infografis Menarik
Menurut Bey, tiga daerah yang mendapat perhatian khusus dalam peningkatan kewaspadaan adalah Bogor, Sukabumi, dan Bandung Barat, mengingat risiko bencana yang tinggi di wilayah tersebut. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa sepanjang 2023, Jawa Barat mengalami sekitar 750 kejadian bencana hidrometeorologi, termasuk gempa, tanah bergerak, dan banjir.
“Kami mengimbau seluruh daerah di Jawa Barat untuk bersinergi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan menghadapi bencana dengan tenang, tidak panik berlebihan, namun tetap waspada,” tambahnya. (*)














