
KARAWANG- Pesantren sebagai lembaga sosial yang berada di akar bawah yang mempunyai peranan strategis dalam melaksanakan cita-cita pembangunan berbasis peran serta masyarakat.
Sebagai institusi pendidikan yang umurnya sangat tua dan luasnya penyebaran pesantren dengan karakteristik pedesaan, tentunya pengaruh lembaga ini pada masyarakat sekitarnya sangat besar. Karena lengketnya letak pesantren dengan masyarakat pedesaan, sehingga muncul pengasuh pesantren dengan sebutan Kiai Kampung.
Kiai kampung merupakan pemimpin masyarakat yang mengakar karena keikhlasannya dan sekaligus menjadi motor penggerak masyarakat dimana ia tinggal.
Baca juga: DPD PKS Karawang Resmi Usung Aep Syaepuloh di Pilkada 2024
Sabtu sore penulis bersilaturahmi dengan sosok kiai pengasuh Pondok Pesantren Al-Ikhwan yang berlokasi di Desa Ciwulan, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang (28 Juni 2024).
Pengasuh Pesantren tersebut, KH. Eros Rosikhin Murid, Masyarakat sekitarnya biasa memanggil beliau dengan Kang Eros sebagai figur sentral kerakyatan dan kepeloporan di desa tersebut.
Selain pondok pesantren berdiri juga lembaga pendidikan formal dan berjenjang mulai dari Raudlatul Atfal ( RA), Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kiai Eros dengan ramah menerima dan mempersilahkan penulis memasuki ruangan tamu sembari meminta penulis untuk duduk disampingnya.













