KARAWANG – Pada Ramadhan 1445 Hijriah ini, anak yatim, marbot hingga guru ngaji di Kabupaten Karawang akan mendapatkan bantuan dana sosial dari pemerintah daerah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Karawang, Irlan Suarlan menyampaikan, bantuan dana berupa uang ini akan diberikan kepada 1.000 anak yatim, 10.000 guru ngaji, 2.000 guru DTA, 400 guru RA, 1.600 guru TPQ, 800 guru MI, 450 guru MTs, Amil 1.200 orang dan marbot 2.453 orang.
“Pokoknya total penerima itu 18.893 orang, selain itu ada beberapa dkm yang mendapatkan bantuan berupa 20 karpet dan juga sound sistem,” ujarnya pada Rabu, 13 Maret 2024.
Baca juga: Bupati Aep Bersama Forkompinda Lakukan Terawih Keliling
Penyalurannya akan dilangsungkan pada pelaksanaan tarawih keliling (tarling) yang terjadwal Senin-Jumat di 10 titik dari 30 Kecamatan.
“Untuk anak yatim sendiri, setiap kecamatan 100 orang, di 10 titik berarti ada 1.000 anak yatim yang mendapat dana santunan ini,” jelasnya.
Adapun rincian bantuannya, guru ngaji mendapatkan Rp1,5 juta perorang, guru DTA, RA, TPQ, MI, MTs dan Amil mendapatkan Rp1,2 juta perorang. Sedangkan Marbot mendapatkan Rp1juta perorang.
Baca juga: Bupati Aep Keluarkan 10 Larangan Bagi Pengusaha THM dan Warga Karawang
Jika dikalkulasi, anggaran untuk guru ngaji mencapai Rp15 miliar, guru DTA Rp2.400 miliar, guru RA Rp480 juta, guru TPQ Rp1.920 miliar, guru MI Rp960 juta, guru MTs Rp540 juta, Amil Rp1.440 miliar, dan marbot Rp2.443 miliar.
“Rencana Rabu ini mulai di distribusikan di Tirtajaya, Pakisjaya dan Batujaya. Syaratnya memiliki KTP Karawang, minimal memiliki 15 murid (untuk guru), minimal telah mengajar 1 tahun, ada foto kegiatan mengajar, tidak menerima bantuan dari APBD dan APBN serta bukan PNS, TNI/Polri,” terangnya.
“Penyaluran bantuannya melalui Bank Jabar langsung disalurkan ke masing-masing desa. Pendistribusiannya mengikuti jadwal tarling,” pungkasnya.














