Beranda Ekonomi & Bisnis Widuri Desainer Asal Karawang Berkeinginan Kenalkan Kebaya ke Kancah Internasional

Widuri Desainer Asal Karawang Berkeinginan Kenalkan Kebaya ke Kancah Internasional

223
Desainer Karawang, Widuri Norma yang bercita-cita kenalkan kebaya ke kancah Internasional (Foto: Istimewa)

KARAWANG- Sudah 10 tahun berkarir di dunia desain, Widuri Norma Juwita (29) berkeinginan kuat kenalkan kebaya lebih luas ke kancah nasional hingga internasional.

Putri kelahiran Karawang, Widuri menuturkan, dirinya mulai berkarir di dunia desain sejak tahun 2013. Berawal dari hobi, kini Widuri telah memiliki brand bernama WNJ Kebaya.

“Aku jadi desaigner udah dari 2013, awalnya hobi aja sih terus suka ngedesain juga. Jadi aku terinspirasi buka WNJ kebaya, kenapa namanya WNJ kebaya karena aku fokusnya emang di kebaya,” tuturnya saat diwawancarai pada Kamis, (8/6).

Baca juga: Cerita Dibalik Kesuksesan Zen Kayla Nathania si Peraih Puluhan Medali Lomba Karate

Sebagai desainer muda, Widuri mengaku tidak minder karena menurutnya setiap karya memiliki inspirasi dan ciri khasnya masing-masing. Apalagi, karirnya kini sudah didukung penuh oleh keluarga dan sanak saudara.

“Awalnya keluarga gak terlalu support karena dulu jurusan manajemen, mungkin ekspektasinya aku kerja kantoran. Tapi lama kelamaan liat prospek dan perkembangan kinerja akhirnya pada dukung,” kata Widuri.

Selama 10 tahun, Widuri sudah melanglang buana dan memamerkan produk karyanya ke Singapura, Malaysia sampai Hongkong.

Namun, ia memaparkan, untuk saat ini fokus pemasarannya masih di daerah Karawang dan beberapa daerah terdekat seperti Cikarang, Bandung, Jakarta.

Baca juga: Miliki Keterbatasan Pendengaran, Tak Jadi Hambatan bagi Igan Geluti Dunia Acting dan Modeling

“Usia customer kebanyakan 22 sampai 30 tahun, jadi aku masarinnya nyesuain ngeliat tren,” paparnya.

Widuri mengatakan, dirinya sekarang sedang memperkenalkan kain kebaya bahan cantili kepada masyarakat Karawang. Karena menurutnya, bahan jenis cantili bisa membuat produk terlihat lebih elegan.

“Khas WNJ itu simpel pait, terus sekarang lagi ngenalin ke masyarakat bahan brukat cantili. Dulu orang-orang Karawang itu kayak gak kenal kain cantili tu apa, nah dari situ aku mulai ngenalin,” katanya.

Ia menambahkan, setiap usaha pasti akan menghadapi jatuh bangun. Oleh karena itu, Widuri bertekad terus berjalan, fokus memperkenalkan produk-produk kebaya miliknya ke masyarakat luas.

“Jatuh bangunnya pasti ada, apalagi aku ada fokus lain juga di bisnis. Tapi selama ini masih better-better aja, masih bisa aku handle,” tambahnya.

“Aku harap, produk-produk WNJ kebaya khas lokal ini bisa lebih dikenal masyarakat luas. Ini salah satu cara aku untuk mengenalkan budaya, dengan cara melestarikan kebaya,” pungkasnya.