KARAWANG – Wakil Bupati Kabupaten Karawang, Aep Syaepulloh kunjungi Bazar Pangan Murah Ramadhan yang digelar di Teluk Jambe Timur pada Jum’at, (31/3/2023).
Bazar ini diselenggarakan secara keliling di 10 titik dan jadwalnya sudah berlangsung sejak (27/3) lalu, terhitung hari ke 5 pada titik bazar di Teluk Jambe Timur ini.
Berdasarkan pantauan, Wabup mengunjungi satu persatu stand bazar pangan murah. Khususnya, ia mengecek langsung bagaimana harga dan kualitas produk yang dijajakan oleh pelaku UMKM.
Baca juga: Di Momen HUT Satpol PP ke-73, Wabup Aep Apresiasi Kinerja Satpol PP Karawang
Kemudian, Wabup memberikan arahan bahwa para pelaku UMKM yang statusnya masih baru harus betul-betul didorong dan dibina oleh pemerintah. Evaluasi disampaikan Wabup sebab ditemuinya produk UMKM yang memerlukan pembaharuan.
“Perlu diperhatikan packaging, kualitas makanan dan lain-lain. Saya sudah bicara tadi ke camat, PKK, Kepala Dinas untuk memberikan bantuan edukasi terhadap para pelaku UMKM yang baru,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia juga berpesan kepada para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk menjadi lebih baik. Dikatakannya, pelaku UMKM harus memikirkan target jangka panjang untuk usaha yang tengah dijalani.
Baca juga: Libatkankan UMKM dan Seniman, Wabup Aep Apresiasi Gebyar Harlah Pemdes Anggadita
“Tadi saya sampaikan kepada pelaku UMKM untuk bagaimana meningkatkan produk menjadi lebih baik, baik dari segi isi maupun packaging,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dorongan kepada para pelaku UMKM agar kualitas usahanya meningkat.
“Masalah perizinan, PIRT, label halal, edukasi dan lain-lain itu kita bisa bantu. Harus terus upgrade karena bagusnya produk itu dinilai oleh orang lain,” tegasnya.
Rohman, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkopukm) Karawang menyampaikan, para pelaku UMKM dipersilahkan mendatangi kantor Dinas Koperasi untuk mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan.
Baca juga: Bupati Cellica Serahkan Honor dan Insentif Guru Ngaji, Amil dan Marbot di Kecamatan Tirtajaya
“Kaitan dengan packaging dan lain-lain, kita dorong untuk dateng ke Dinkop supaya nanti dapet pelatihan terkait bagaimana agar kualitas produknya meningkat,” katanya.
Ia memberitahu, Dinas Koperasi akan melayani berbagai kebutuhan pelaku UMKM seperti membantu pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) hingga label halal tanpa dipungut biaya.
“Dateng aja, yang gak punya NIB, PIRT, label halal, HaKI, itu nanti kita bantu. Gratis tidak berbayar,” ajaknya.
“Saat ini tersedia 50 PIRT dan setelah lebaran insyaallah ada pelatihan UMKM serentak,” pungkasnya.














