
KARAWANG – Ribuan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang mendapat pesan kemerdekaan dari Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Karawang menegaskan bahwa setiap manusia berhak mendapatkan kesempatan kedua, termasuk para warga binaan. Menurutnya, tidak ada alasan untuk memandang rendah mereka, karena di masa depan bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
“Saya sebagai bupati ingin menyampaikan, bapak ibu yang ada di sini bukanlah orang yang tidak baik, tapi bapak ibu adalah orang baik,” ujar Aep saat menghadiri acara penyerahan remisi dan pengurangan masa pidana di Lapas Kelas IIA Karawang.
Baca juga: Bupati hingga Ketua DPRD Karawang Hadiri Penyerahan Remisi di Lapas
72 Persen Warga Binaan Asli Karawang
Bupati juga menyoroti data dari Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Victor Nixon Toar, yang menyebutkan bahwa dari total 1.161 warga binaan, 72 persen di antaranya atau sebanyak 826 orang adalah warga Karawang.
Hal ini, kata Aep, menjadi perhatian khusus karena sebagian besar warga binaan berasal dari daerah sendiri. Ia mengaku turut berbahagia karena banyak warga binaan yang mendapatkan remisi dan pengurangan masa pidana bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
“Tentu ini menjadi kebahagiaan juga bagi warga binaan, karena remisi ini bisa diperoleh berkat berkelakuan baik saat berada di dalam lapas,” kata Bupati Karawang.
Aep meyakini, warga binaan dapat berubah menjadi manusia yang lebih baik dan merdeka. Ia mengajak mereka untuk menumbuhkan keyakinan bahwa perubahan dimulai dari dalam diri.
Baca juga: Ketua DPRD Karawang Dukung Rumah Djaw Kie Song Jadi Aset Negara
“Jika kita ingin berubah, Allah tidak pernah tidur. Jangan pernah merasa ditinggalkan. Kami mendoakan bapak ibu bisa menjadi lebih baik,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Aep menegaskan dirinya juga akan berusaha menjadi pemimpin yang baik bagi seluruh warga Karawang, termasuk warga binaan yang sedang menjalani pembinaan. (*)













