Beranda Headline 50 Calon Paskibraka Karawang Jalani Pusdiklat 14 Hari Sambut HUT RI ke-80

50 Calon Paskibraka Karawang Jalani Pusdiklat 14 Hari Sambut HUT RI ke-80

24
Paskibraka karawang
Sebanyak 50 calon Paskibraka Kabupaten Karawang resmi menjalani Pusdiklat selama 14 hari (Foto: Istimewa)

KARAWANG – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, sebanyak 50 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karawang resmi menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) selama 14 hari di Lapangan Karangpawitan.

Kegiatan yang berlangsung mulai 4 Agustus hingga 18 Agustus 2025 ini menghadirkan pembina dan pelatih dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Karawang, Yonif 305, Kodim 0604, serta Polres Karawang.

Baca juga: Dinkop Karawang Latih 309 Koperasi Desa untuk Perkuat Program Merah Putih

“Sudah mulai pemusatan pelatihan yang sifatnya karantina. Latihan tetap di Karangpawitan setiap pagi hingga siang, kemudian dilanjutkan sore hingga malam,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karawang, Mahpudin, Kamis (7/8/2025).

Mahpudin menjelaskan, selama masa karantina para calon Paskibraka akan dilatih secara intensif. Pada malam hari mereka menginap di Hotel Aksaya untuk mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan integritas.

“Pemberian materi ini agar mereka memahami bagaimana Indonesia bisa merdeka, serta menanamkan rasa cinta tanah air,” jelasnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan dan sukses mengibarkan bendera merah putih pada upacara 17 Agustus mendatang. Mahpudin juga berpesan agar para calon Paskibraka menjadi teladan bagi generasi muda di Kabupaten Karawang.

Baca juga: Jelang 17 Agustus, Karawang Tegas Larang Pengibaran Bendera One Piece

“Harapannya mereka menjadi contoh remaja yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin, dan berintegritas,” tegasnya.

Secara khusus, Mahpudin mengapresiasi PPI Karawang yang telah sigap mempersiapkan pembinaan sejak jauh hari. “Alhamdulillah, teman-teman PPI dengan tanggung jawab moralnya telah melakukan persiapan matang sebelum pelatihan dimulai,” pungkasnya. (*)