Beranda Kesehatan 5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Batuk

5 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Batuk

25
Makanan dihindari ketika batuk

beritapasundan.com – Batuk terkadang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan orang sekitar. Meski batuk bisa hilang dengan sendirinya, batuk tetap perlu perawatan sederhana di rumah agar kondisi ini bisa lebih cepat untuk sembuh.

Salah satu yang perlu diperhatikan saat merawat batuk adalah konsumsi makanan. Jika tak selektif, makanan yang kamu konsumsi bisa-bisa memperparah kondisi kesehatan kamu.

Lantas, apa saja makanan yang harus dihindari saat batuk? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Baca juga: Simak 8 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

Daftar Makanan yang Harus Dihindari Saat Batuk

Batuk adalah cara penting untuk menjaga tenggorokan dan saluran pernapasan tetap bersih. Namun, batuk yang berkepanjangan bisa menandakan adanya suatu penyakit tertentu.

Batuk yang disebabkan oleh infeksi virus biasanya bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari tetapi batuk yang disebabkan oleh infeksi bakteri dapat bertahan lebih dari tiga minggu.

Baca juga: Tips Mengecilkan Lengan Agar Terlihat Seksi, Yuk Terapkan Lima Olahraga ini

Secara umum, makanan memiliki peran dalam kesembuhan batuk. Makan makanan yang sehat dapat mempercepat proses pemulihan batuk.

Sebaliknya, konsumsi makanan yang tidak sehat, seperti berlemak, tinggi kandungan gula dan garam justru bisa memperparah batuk.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang harus dihindari saat batuk.

Baca juga: Manfaat Diet Clean Eating Bagi Kesehatan, Simak Penjelasan Berikut

Makanan Olahan

Makanan olahan merupakan jenis makanan siap saji yang telah melewati serangkaian proses tertentu, mulai dari pemanasan, pengeringan, pengalengan, pembekuan, hingga pengemasan. Makanan ini biasanya tinggi kandungan garam, gula, dan lemak agar memiliki rasa yang lebih enak dan memperpanjang waktu kadaluarsa.

Nah, sayangnya, kandungan nutrisi yang diperlukan tubuh sangat kurang dalam makanan olahan. Selain itu, makanan olahan juga dapat memicu peradangan dan menyebabkan fungsi kekebalan tubuh melemah sehingga memperpanjang durasi batuk. Oleh sebab itu, makanan olahan harus dihindari saat batuk.

Gula

Konsumsi gula berlebihan baik dari makanan atau minuman dapat meningkatkan peradangan, menurunkan fungsi sistem kekebalan daya tubuh, dan saluran pernapasan. Adanya peradangan tersebut akan memperparah keluhan batuk. Oleh sebab itu, makanan dan minuman manis sebaiknya dihindari saat kamu batuk.

Konsumsi gula berlebihan baik dari makanan atau minuman dapat meningkatkan peradangan, menurunkan fungsi sistem kekebalan daya tubuh, dan saluran pernapasan. Adanya peradangan tersebut akan memperparah keluhan batuk. Oleh sebab itu, makanan dan minuman manis sebaiknya dihindari saat kamu batuk.

Makanan Pedas

Makanan pedas perlu kamu hindari saat batuk karena cabai dalam makanan ini mengandung kandungan bioaktif, yaitu capsaicin. Capsaicin sebenarnya dapat mengencerkan lendir dan efektif meredakan batuk. Namun, efek tersebut hanya sementara. Setelah rasa pedas menghilang, capsaicin dapat meningkatkan produksi lendir dan memperparah batuk.

Kafein

Kafein juga masuk ke dalam daftar makanan yang harus dihindari saat batuk. Kafein, seperti kopi dan teh tertentu dapat berperan sebagai diuretik yang bisa memicu dehidrasi. Dehidrasi dapat membuat tenggorokan menjadi kering sehingga dapat memperparah batuk bagi sebagian orang.

Minuman Ringan

Minuman ringan yang banyak dijual dipasaran juga perlu dihindari saat kamu batuk. Pasalnya, minuman ini banyak mengandung kandungan buatan dan gula yang tinggi. Kedua kandungan tersebut dapat memperparah keluhan batuk.

Selain minuman ringan, minuman berkarbonasi juga harus kamu hindari saat batuk. Minum minuman berkarbonasi dapat mengiritasi tenggorokan dan memicu batuk.

Demikianlah informasi mengenai makanan yang harus dihindari saat batuk. Dibandingkan konsumsi makanan di atas, kamu disarankan untuk memperbanyak minum air putih serta makan makanan bernutrisi. Dengan begitu, proses pemulihan batuk akan berlangsung lebih cepat dan kamu kembali sehat. (*)